Home > Destinasi > DESA SADE ADAT SASAK LOMBOK TENGAH

DESA SADE ADAT SASAK LOMBOK TENGAH

Desa Sade Adat Sasak Lombok Tengah

DESA SADE ADAT SASAK LOMBOK TENGAH

Merupakan desa wisata berkonsep kebudayaan suku Sasak. Khususnya budaya Suku Sasak bagian selatan Lombok.

Lokasinya ada di Dusun Rembitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. Jika kita hitung jarak tempuhnya dari Bandara Internasional Lombok, hanya sekitar 15 – 20 menitan saja. Jadinya cukup dekat kan ?? ๐Ÿ˜€

Mau tahu lebih banyak tentang destinasi wisata yang satu ini ? Simak terus ulasan TRAVELER CANTIK di bawah ini sampai selesai.

DESA SADE ADAT SASAK LOMBOK TENGAH

Desa ini sebenarnya sudah ada sejak dahulu, namun benar – benar berubah menjadi desa wisata pada tahun 1975. Hal ini berkat dukungan dari berbagai pihak, baik itu pemerintah daerah, instansi BUMN dan pihak lainnya.

Dengan luas area lahan yang bisa menampung sekitar 150 KK (Kepala Keluarga), kita bisa berkeliling desa Sade adat Sasak Lombok Tengah ini dengan ditemani guide lokal. Maksudnya adalah warga Desa Sade yang memang berprofesi sebagai guide khusus untuk memandu menikmati desa Sade ini.

Bersama dengan guide tentunya perjalanan berkeliling desa adat akan lebih bermakna. Selain kita tidak akan tersesat ataupun berkeliling terlalu jauh, kita juga akan mendapatkan informasi yang lebih mendalam tentang desa adat Sasak Lombok Tengah ini.

Desa Sade Adat Sasak Lombok Tengah

APA SAJA YANG KITA DAPAT SELAMA TOUR DESA SADE ADAT SASAK LOMBOK TENGAH

Nah, bermodalkan fee guide lokal tersebut, kita akan mendapatkan pembelajaran tentang berbagai hal :

  1. Kita tahu tentang keseharian dari Suku Sasak Lombok yang mendiami Lombok bagian tengah selatan ini. Hal yang paling unik adalah mereka mengepel lantai rumah mereka dengan kotoran sapi atau kerbau.
  2. Kita akan tahu juga perihal kerajinan turun menurun dari nenek moyang mereka. Salah satunya adalah kerajinan menenun. Bahkan, gadis suku Sasak konon tidak boleh menikah sebelum mereka bisa menenun.
  3. Kesenian tarian Presean. Ini adalah tarian yang bisa kita persepsikan juga sebagai sebuah pertunjukan. Sebab ini berupa dua orang Pepadu (petarung) yang melakukan โ€œpertarunganโ€ dengan menggunakan Tongkat Rotan dan juga Tameng. Bahkan, kita sebagai wisatawan juga bisa menjadi pepadu dan ikut Presean ini.
  4. Hal lainnya yang bisa kita pelajari saat berkeliling adalah struktur bangunan dari rumah – rumah warga Sade. Rumah yang terbuat dari kayu serta jerami, berlantai tanah dan unik bentuknya, membuatnya jadi lebih berarti karena punya filosofi tersendiri.

TERNYATA BANYAK YANG BISA KITA PELAJARI YA ๐Ÿ˜€

Okay kawan, lebih lanjut tentang desa unik ini, berikutnya kami bahas satu – satu tentang keunikan 4 hal di atas.

Warga Desa Sade memang sebagian besar awalnya berprofesi sebagai petani. Hal ini mengingat area sekitar desa memang merupakan lahan pertanian yang cocok untuk pertanian. Selain itu, pada bagian rumah mereka juga dibuat kandang ternak, umumnya adalah sapi.

Hal ini masih bisa kita jumpai dengan mudah, begitu kita masuk ke desa Sade ini, kita sudah akan melihat kandang sapi di rumah penduduk. Kotoran dari sapi – sapi tersebut dimanfaatkan oleh penduduk Sade untuk mengepel lantai.

Lantai yang terbuat dari tanah liat, kemudian dikombinasikan olesan kotoran kerbau dan juga arang jerami, membuat lantai tersebut jadi lebih keras dan membuat rumah dijauhi nyamuk. Dan budaya seperti ini sudah turun temurun dari nenek moyang mereka.

Okay, terus kalau keseharian dari masyarakat Desa Sade itu bagaimana ?

Seperti yang sebagian sudah saya sampaikan di atas. Awalnya keseharian dari penduduk Desa Sade ini adalah sebagai petani. Namun seiring dengan ramainya kunjungan wisatawan ke desa mereka, maka profesi para lelaki di sana berangsur berubah menjadi guide desa wisata dan pelaku wisata lainnya. Baik itu sebagai pedangan oleh – oleh ataupun yang lainnya.

Sedangkan untuk para wanita, sebenarnya profesi mereka masih bertahan dari dahulu zaman nenek moyang mereka hingga sekarang. Kaum hawa di sini lebih banyak berprofesi sebagai ibu rumah tangga dan penenun.

Para wanita memintal benang kemudian dilanjutkan menenun benang – benang tersebut jadi sebuah kain. Hasil kerajinan kain tenun itulah yang saat ini dijual belikan sebagai souvenir dari desa adat tersebut. Selain itu, keseharian menenun ini juga menjadi daya tersendiri bagi para pengunjung desa Sade.

Sebab para wisatawan bisa juga praktek secara langsung menenun dan belajar dari wanita penduduk lokal desa Sade adat Sasak Lombok Tengah ini. Syukur – syukur para wisatawan tersebut bisa membeli hasil kerajinan penduduk itu ya ๐Ÿ˜€

desa sade menenun
wisatawan belajar menenun dengan ibu (inaq) lokal

Tentang Presean adat Sasak tadi, sepertinya menarik ya !!

Baik, kesenian Presean memang jadi salah satu ikon dari wisata budaya adat Sasak Lombok. Kesenian berupa pertarungan dua orang Pepadu dengan diiringi alunan musik Gendang Beleq.

Pepadu adalah istilah untuk petarung yang melakukan Presean. Kedua pepadu tersebut bersenjatakan tongkat rotan dan tameng yang dibuat dari kulit kerbau yang telah disamak. Layaknya sebuah pertarungan pada umumnya. Kedua pepadu akan memukulkan tongkat tersebut kepada lawannya.

Tak ayal, pertarungan sengit pun bisa terjadi di sini. Luka memar dan robekan lukit jadi hal yang biasa terjadi. Namun, setelah kedua pepadu tersebut bertarung dalam pertunjukan ini, semuanya tetap damai dan sportif. Tidak ada rasa dendam dan tidak ada rasa benci. ๐Ÿ˜€

Bagi Anda yang penasaran dengan sensasi dan rasa melakukan pertarungan ini, Anda bisa mencobanya di sini. Mau lawan dengan penduduk lokal bisa, atau iseng bermain presean bersama teman pun juga bisa.

Iringan musik tradisonal Lombok berupa Gendang Beleq akan membuat suasana Presean jadi lebih ramai. Alunan musik dari sebuah gendang besar (beleq dalam bahasa Sasak) dan gamelan seperti yang biasa Anda dengar dari musik di Bali.

main presesan di Desa Ende Sade
kesenian Presean khas suku Sasak

Lalu bagaimana dengan struktur bangunan rumah adat Sasak Lombok mereka yang filosofis ?

Dibilang filosofis atau punya arti tersendiri, karenan suku Sasak penghuni Desa Sade ini membangunnya dengan penuh arti. Terutama pada bagian pintu dengan yang dibuat rendah. Sehingga orang yang masuk otomatis akan menunduk.

Hal ini dimaksudkan agar tamu yang datang ke rumah adat sasak ini menghormati kepada tuan rumah atau si empunya rumah. Tanpa harus diperintah untuk hormat, dengan orang menunduk saat memasuki pintu rumah, maka otomatis orang tersebut jadi hormat kepada tuan rumah.

Selain itu, bentuk bangunan rumah atau yang disebut Bale dalam bahasa Sasak, juga punya ruangan khusus berbentuk Lumbung. Seperti terlihat pada bagian atas rumah, lumbung yang tercipta memang sengaja diperuntukkan untuk menyimpan hasil pertanian mereka. Sehingga suatu saat jika perlu bahan makanan, mereka tinggal mengambilnya saja.

Biar lebih tergambarkan, berikut adalah video dokumentasi tentang desa unik Desa Sade adat Sasak Lombok Tengah ini :


SUMBER : https://www.youtube.com/watch?v=UKYB-oEdrGg (Published by Netmediatama)ย 

WAH WAH WAH,,, TERNYATA SERU JUGA YA LIBURAN KE DESA SADE INI ๐Ÿ˜€

Dan jika kalian masih ada pertanyaan tentang Desa Sade Adat Lombok Tengah ini, jangan sungkan untuk hubungi kami. Apalagi pengen liburan ke sana, CS Traveler Cantik siap melayani Anda dan menyusun program yang pas.

Anda tinggal klik link di bawah ini dan Anda akan bisa langsung Chat via WA dengan CS kami :

Bagikan ini :

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *