Home > Destinasi > DESA SUKARARA SENTRA TENUN LOMBOK

DESA SUKARARA SENTRA TENUN LOMBOK

Desa Sukarara sentra tenun Lombok

DESA SUKARARA SENTRA TENUN LOMBOK merupakan salah satu destinasi wisata budaya dan juga kesenian Lombok. Lokasinya cukup mudah dijangkau karena berada di dekat Bandara Internasional Lombok.

Sebagian besar dari warga di sini adalah petani dan juga pengrajin kain tenun khas Lombok. Tidak heran, sepanjang jalan raya di desa ini berdiri bangunan show room dan juga tempat menenun. Saat siang hari akan terlihat banyak para gadis dan ibu – ibu yang menenun di depan rumah ataupun showroom.

Kali ini TRAVELER CANTIK akan bahas secara tuntas bagaimana desa Sukarara ini menjadi sebuah desa yang patut Anda kunjungi saat liburan ke Lombok.

DESA SUKARARA SENTRA TENUN LOMBOK

Desa sentra kerajinan tenun Lombok ini berada di Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah. Jika kita berangkat dari Bandara Lombok, hanya sekitar 10 – 15 menit saja jika naik kendaraan bermotor. Setidaknya sampai tulisan ini kami buat, ada papan petunjuk ke Desa Sukarara di pinggir jalan raya by pass BIL ini.

desa sukarara sentra tenun lombok belajar

Pada showroom yang ada, kita sebagai wisatawan bisa singgah untuk belajar menenun secara langsung, berfoto menggunakan baju adat khas suku Sasak dan juga berbelanja hasil kerajinan warga di sana.

Tentunya ini akan jadi pengalaman tersendiri. Dan inilah yang ditawarkan oleh Desa Sukarara sebagai salah satu destinasi wisata yang patut Anda kunjungi.

Selain menawarkan program wisata kerajinan tadi, masing – masing showroom di desa ini juga punya ciri khas bangunan tersendiri. Hal ini bertujuan agar lebih menarik perhatian para wisatawan. Ada yang mendirikan bangunan Lumbung khas Lombok, ada yang membuat mini garden dan ada juga yang sengaja memasang patung cidomo serta ragam aksesoris lainnya.

BAGAIMANA SELUK BELUK DESA SUKARARA SENTRA TENUN LOMBOK

Seperti tajuk yang kami berikan, desa ini merupakan sentra kerajinan tenun Lombok yang dikemas sebagai desa wisata.

Kebudayaan menenun ini sengaja dikhususkan bagi para wanita saja. Baik itu yang masih gadis ataupun para ibu di sana. Bahkan, warga di sana punya prinsip bahwa anak perempuan tidak boleh menikah sebelum mereka bisa menenun.

Oleh karena itu, semenjak anak – anak mereka sudah mulai berlatih menenun.

Oh iya, tahukah Anda mengapa hanya kaum wanita saja yang diperbolehkan menenun ?

Konon, pada proses menenun yang masih menggunakan peralatan tradisional, ada posisi yang membuat bagian tertentu kita jadi tertekan. Khusus laki – laki, ada bagian tubuhnya yang akan membuat mereka jadi mandul kalau melakukan kegiatan menenun itu. Hal ini berbeda dengan para wanita.

Sehingga sampai saat ini kebiasaan membuat kerajinan tenun ini hanya dibuat oleh kaum hawa.

Bahkan kalau kita cermati, ada nenek – nenek yang masih melakukan kegiatan ini di Desa Sukarara sentra tenun Lombok ataupun Desa Sade untuk membuat kerajinan tenun Lombok.

foto baju adat Sasak di Desa Sukarara
foto baju adat Sasak di Desa Sukarara

Nah, emang apa sih ciri khas kerajinan tenun Lombok ini ?

Saya yakin Anda tahu kalau tiap daerah punya hasil kerajinan tenun. Yang membedakan biasanya adalah motif yang dihasilkan, bahan yang digunakan serta warna -warni coraknya.

Khusus di pulau Lombok, motif yang dihasilkan banyak didominasi oleh motif bangunan Lumbung, Tokek, Bunga Kembang Empat, motif Pakerot Horizontal, motif Trudak warna Violet dan lain sebagainya.

Selain itu, Anda akan menemukan kombinasi warna dari hasil Sukarara ini akan berbeda dengan kombinasi warna dari daerah lain.

Oh iya, yang pasti, untuk pembuatan kain tenun secara manual dan tradisional ini memerlukan waktu yang cukup lama. Bisa antara 2 minggu hingga 1 bulan lamanya untuk pembuatan kain sepanjang 1,5 X 2 meter.

Makanya tidak mengherankan jika harga kain tenun Lombok ini pun akan bervariatif.


SUMBER : https://www.youtube.com/watch?v=n9GulCtBYew (Published by Isma Pavlova) 

Kalau dari segi harga, memangnya rata – rata kena harga berapa ya ?

Hehehehe….. kalau soal harga, ini memang tergantung dari kain atau bahan pembuatannya dan kerumitan motifnya.

Ada benang – benang katun, sutera, sutera emas, sutera perak dan ada juga yang bahannya dari benang nylon.

Kalau Anda jumpai kain tenun Lombok yang murah dan harganya di kisaran Rp.25.000,- sampai dengan Rp.100.000,- per lembarnya, maka Anda patut waspada. Sebab bisa jadi itu adalah kain hasil pintal mesin dengan kualitas yang rendah.

Sedangkan jika kain tenun yang memang dibuat secara tradisional dan menggunakan bahan benang yang bagus, maka harganya berkisar Rp.150.000,- per meter atau lebih.

Kalau saya pengen berwisata ke Desa Sukarara sentra kerajinan tenun Lombok ini bagaimana detailnya ya?

Seperti yang sudah kami sampaikan di atas, lokasi dari desa Sukarara sentra tenun Lombok ini berada di Kabupaten Lombok Tengah. Nah, jika kita start dari daerah Kuta maka kita bisa naik kendaraan dan menuju arah Bandara Lombok.

Selanjutnya dari Bandara Lombok kita lanjut berkendara ke arah barat kurang lebih sekitar 10 menit dan kita akan lihat papan penunjuk jalan menuju Desa Sukarara. Dari pinggir jalan raya tersebut Anda tinggal ikut saja arah papan penunjuk jalan tersebut.

Kurang lebih sekitar 5 menit kita sudah masuk area Desa Sukarara dan Anda lihat showroom – showroom milik warga lokal tersebut.

Sedangkan jika Anda start dari daerah Senggigi ataupun Mataram, maka tentunya kita berangkat menuju Kota Mataram ataupun lewat jalur lingkar selatan.

Kemudian dari Kota Mataram ini kita menuju arah selatan Lombok atau paling mudah Anda cari papan petunjuk jalan menuju Bandara Lombok.

Setelah perjalanan sekitar 40 menit dari Mataram, kita akan sampai di jalur yang ada papan petunjuk jalan tadi. Kita tinggal ikuti arahnya saja hingga sekitar.

Satu hal lagi yang perlu Anda ketahui. Bahwa rute perjalanan dari Kota Mataram ke Desa Sukarara ini ada dua jalur. Yaitu yang melewati wilayah trans Praya, tentunya hal ini akan terasa lebih padat. Namun banyak kehidupan masyarakat yang bisa kita jumpai. Termasuk wisata kuliner Nasi Balap Puyung di rumah asli penemu resep ini, yaitu Inaq Esun.

Rute yang kedua adalah jalur dengan jalanan yang besar, yaitu rute melalui By Pass BIL. Yang mana jalur ini adalah jalur utama wisata baik ke kawasan Mandalika ataupun ke Bandara Internsasional Lombok. Anda

Anda dapat melewati kedua jalur ini, namun jika Anda bepergian pada hari Minggu sore, saya sarankan gunakan rute By Pass BIL saja. Sebab pada momen ini sering ada tradisi Nyongkolan yang tentunya akan membuat jalanan jadi lebih sempit dan membuat macet.

MUDAH TERJANGKAU DAN MENARIK DESA SENTRA TENUN LOMBOK INI 😀

 Tentunya akan lebih mudah lagi jika Anda bepergian ke desa sentra kerajinan tenun ini bersama yang ahli. Sehingga Anda tidak kebingungan memilih showroom kerajinan tenun Lombok mana yang akan Anda singgahi. Sebab dengan datang bersama yang Ahli, Anda bisa mendapatkan penawaran harga kain dan souvenir lainnya di sana dengan harga yang lebih murah.

Nah, bagi Anda yang ingin tanya – tanya tengan Desa Sukarara Sentra Tenun Lombok ini, jangan sungkan untuk hubungi CS kami yang ramah ini :

Bagikan ini :

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *